Kenapa Harus Asertif?

DP2Pernahkah Anda merasa ragu dan tak berani menyatakan pendapat dan bertanya pada seseorang atau dalam sebuah forum? Pernahkah Anda ragu, galau, dan bahkan tak berani untuk sekadar mengatakan “tidak” pada seorang sahabat yang meminta melakukan sesuatu yang tak mau Anda lakukan?

Jika jawabannya IYA, maka Anda tergolong orang yang tidak memiliki sikap Asertif. Anda lebih memilih untuk mengalah, diam, berkorban, permisif, akibatnya seringkali muncul penyesalan, stress, konflik, dan bisa menjadi bom waktu yang sewaktu-waktu meledak.

Bahkan, Anda bisa menerima pilihan orang lain, yang sama sekali bukan pilihan Anda. Setidaknya, itulah pengalaman yang pernah saya alami. Menjadi pribadi yang non asertif banyak mengalami kerugian, baik material maupun non material. Seorang plegmatis dan melankolis biasanya punya kecenderungan non asertif.

Asertif adalah perilaku yang jujur, positif, ekspresi yang penuh penghargaan terhadap pikiran, perasaan, dan keinginan dengan mempertimbangkan perasaan dan hak-hak orang lain.

Inti dari perilaku Asertif adalah (1) mempertahankan hak, (2) mengekspresikan diri, (3) langsung, terbuka dan jujur, dan (4) menghargai hak orang lain. Jadi, Perilaku Asertif merupakan titik tengah antara perilaku Agresif dan Permisif.

Perilaku Agresif cenderung menguasai, mendominasi, dan memaksakan kehendak dengan tidak memperhatikan hak-hak orang lain. Sedangkan perilaku Permisif cenderung menghindari konflik yang berarti mengalahkan keinginan diri untuk kepentingan orang lain.

Dalam bisnis, khususnya pemasaran sangat diperlukan sikap Asertif. Ungkapan yang jujur tentang maksud dan tujuan serta penawaran dengan memperhatikan hak dan perasaan calon customer adalah langkah bijak untuk memenangkan hati para customer.

Perilaku Asertif juga diperlukan dalam pencapaian prestasi. Orang Asertif akan selalu berusaha untuk menyampaikan dan mengejar apa yang diinginkan dengan proporsional. Dia tak akan pernah menyembunyikan keinginan, tak kan membuang peluang, dan tak akan menyia-nyiakan kesempatan.

Jelas sekali banyak manfaat dari perilaku Asertif, diantaranya : efektif dalam berkomunikasi dan berinteraksi, tidak dikendalikan orang lain, lebih dihargai orang lain, tidak “menyiksa” diri, lebih percaya diri, mendapatkan yang diinginkan, dan mendapatkan kepuasan diri.

Salam Sukses Juara!

Agus Santoso, Founder GIMB | @agusbipoz | http://www.gimbers.com

Advertisements