MuplA Rekaman Lagi March 17, 2008
Posted by agusmupla in Info.Tags: mupla, nasyid, rekaman, studio, sukses
trackback
Kali ini MuplA dapat tawaran pembuatan album kompilasi dari tim sukses Hade (Ahmad Heryawan/PKS dan Dede Yusuf/PAN), salah satu pasangan kontestan Pemilu Jabar. Selain MuplA, ada juga, Barakatak Grup, Ebith Beat A., Sohar, Deden Edcoustic, dll. Pokoknya seruu deh albumnya!
Materi lagu yang diminta, tentunya yang berhubungan dengan kampanye. Saya pun lumayan sibuk coba-coba cari inspirasi. Tapi ternyata susah banget. Nggak seperti dulu. Gak seproduktif dulu.
Akhirnya, karena “dikejar-kejar”, ditelpon terus sama sang manajer proyek, saya ambil aja lagu lama, terus syairnya diganti. Ternyata 5 menit selesai. Lagu yang saya pilih, adalah lagu Sing Ati-ati, sebuah lagu sunda dari album keempat MuplA.
Arransemen pun masih belum bisa saya kerjakan nih. Soalnya, komputernya lagi dipake back up di warnet. Hmm… padahal 3 hari lagi harus selesai. Waduh….
“Kalo arransemennya sama Pak Roni gimana Kang Cecep?”, Tanya saya pada yang empunya proyek.
“O yah, udah atuh sama Pak Roni ajah”. Akhirnya kami pun sepakat, arransemennya dibuat oleh Sang Maestro, Pak Roni. Beliau adalah salah seorang arranger di Bandung yang saya kagumi.
Kreativitas, musikalitas, dan sentuhannya benar-benar luar biasa. Beliau senantiasa menghasilkan karya-karya berkualitas.
Pantas, jika Pak Adjie Esa Poetra, seorang pelatih vocal senior ternama, menyebut Pak Roni sebagai “The Hits Maker”. Dan ternyata, lagu saya, Sing Ati-ati, benar benar berbeda, setelah dapat sentuhan musik Pak Roni. Sunda kontemporer, kata Kang Fika. Dan ada sentuhan pop jazzy
Studio yang dipilih adalah Studio Air di Cijawura. Ternyata di tengah industri rekaman yang mulai lesu, Studio Air masih bisa bertahan. Papan daftar klien pun cukup banyak.
Yah, Pak Mus, sang big bos, ternyata cukup kreatif melakukan berbagai perubahan dan pengembangan bisnisnya.
Selain mengubah studionya dari analog ke digital. Pak Mus, melakukan diversifikasi usaha, dengan menambah lini usahanya. Sekarang tidak hanya studio rekaman, tapi juga produser rekaman, desain grafis, advertising, production house, dll. Wah.. wah, salut deh sama Bapak satu ini. Di usianya yang udah melebihi paruh baya, masih energik layaknya anak muda.
Ruangannya tambah luas, bersih dan nyaman. Bisa masak mie rebus sendiri lagi. Hehe… jam 3 pagi, enak deh makan mie rebus.
Tapi, sayangnya, komputernya kok jadul tuh Pak. Saya ketawa, denger candaan Pak Roni, ngebandingin komputernya sama komputer studio.
“Waduh, komputer arranger aja, RAM-nya udah 1,24 GB, ini masih 512 MB, VGA arranger aja udah 256 MB, ini masih 64 MB, belum lagi harus tiarap nyolokin flashdisk ke belakang, ada virusnya lagi”, kata Pak Roni sambil ketawa.
“Yang penting duitnya Pak,” ujar saya ngakak.










[...] Isinya sih rata-rata lagu lama yang diaransemen ulang. Tapi bagi yang pertama kali memutar dari Track 01, kayanya bakal takjub banget. Soalnya nuansa ‘dugem’nya sangat kental. Hehehe… :p Salut dah sama Pak Roni, yang kemaren juga mengaransemen lagu untuk Mupla. [...]
walah begadang ya???