Diwisuda di Milad 2 TDA January 28, 2008
Posted by agusmupla in Bisnis.Tags: Bisnis, komunitas TDA, milad, pengusaha
trackback
Jakarta, 27 Januari 2008 akan tercatat sebagai salah satu hari bersejarah dalam hidup saya. Hari ini kebersamaan saya dengan Komunitas TDA semakin terpatri, setelah mengikuti rangkaian acara MILAD 2 TDA di Gd. BSM Lt. 11, Jl. MH Thamrin No. 5. Hari ini, saya resmi menjadi Wisudawan TDA dan berhak mendapat Sertifikat TDA.
Banyak sekali yang hadir, banyak sekali ilmu didapat, banyak relasi & network terjaring, banyak pencerahan, banyak sharing, banyak makanan & minuman, banyak brosur, majalah & kartu nama, banyak foto-foto, banyak doorprize, banyak harapan tertambatkan, dan banyak – banyak lagi yang lainnya. Terima kasih pada Pak Roni dan semua Founder TDA yang telah berdedikasi tinggi menyelenggarakan acara ini.
Yah, berawal dari aktivitas blogging di dunia maya, Pak Roni dkk. berhasil membangun sebuah komunitas pebisnis dan calon pebisnis beranggotakan 1700-an orang, hanya dalam waktu 2 tahun!! Fantastic…!!! Keunggulan dari komunitas ini adalah di antara membernya telah tertanam rasa berbagi (sharing) yang tinggi.
Menginjakkan kaki pertama di Gd. BSM, Aura Milad TDA sudah terasa. Ucapan “congratulation” di pintu utama dan banner ucapan “selamat datang” di dekat lift menyambut para peserta yang datang. Kebetulan, saya satu lift dengan seorang “pengusaha sukses”, seorang sahabat maya, yang selama ini hanya kontak antar blog: Pak Wuryanano bersama istri. “Pak Nano yah?”, Tanya saya mantap, tak disangka saya bisa kopdar dengan Pak Nano di lift.
Acara dimulai dengan Kilas Balik TDA oleh sang Penggagas, Jenderal TDA, Pak Roni. Melihat sosok Pak Roni, saya jadi teringat falsafah kepemimpinan dari Ki Hajar Dewantara yang terkenal itu, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Yah, ketiga jargon itu tercermin dalam diri Pak Roni. Gagasan brilian dan kekuatan pengaruhnya ternyata tetap saja menjadikan beliau seorang yang bersahaja, low profile, dan senantiasa mendorong orang lain untuk maju. Sungguh, berbeda dari perkiraan saya ketika sebelum bertemu dan melihatnya langsung. Salut untuk Pak Roni…!!!
Suguhan segar dari para founder berupa lenong menjadikan suasana milad lebih hidup. Penampilan Bu Ning dkk. yang lucu tentang pertentangan sebuah keluarga (antara suami dan istri) dalam menyikapi status suami yang berhasrat Full TDA, tetapi ditentang oleh sang istri lantaran merasa khawatir akan gagal, memberikan hikmah bahwa diperlukan kekompakan (sinergisitas) antara suami dan istri dalam menjalankan bisnis.
Pak Nano menjadi narasumber pertama dalam acara ini, Pak Nano berbagi ilmu dan pengalaman bisnis beliau yang segudang (eh… bukan segudang ding, banyak sekali gudang!!! He2…). “Bangun – jatuh – bangun – jatuh – bangun – bangun – dan bangun teruuuuusss”, begitulah Pak Nano menggambarkan perjuangan bisnisnya. Salah satu wejangan yang membekas dalam diri saya, adalah kekuatan cinta suami – istri & anak (keluarga) yang mendalam merupakan salah satu kunci kesuksesan bisnis. Luar Biasa Prima!!!
Kemudian Talkshow bersama 4 orang narasumber tentang bagaimana memulai bisnis. Para panelis merupakan pebisnis2 tangguh, yang tanpa kenal menyerah menghadapi berbagai tantangan, sehingga menjadi pebisnis2 sukses. Salah satunya, Mas Adzan, seorang pengusaha warnet dari Jakarta timur, bersama rekan2-nya Mas Adzan berhasil mengelola warnet, hingga mereka memiliki 12 cabang, dalam jangka waktu 3 tahun. Saya pun sempet berbincang dan banyak belajar dari beliau yang usianya baru sekitar 27-an (maaf, ralat: 24 th, bukan 27) dan masih single itu.
Wah… masih banyak lagi sesi-sesi yang sangat bervitamin dan ber-energi tinggi. Salah satunya yang paling berkesan adalah Talkshow bersama Pak Ferry “Raja FO” dari Bandung. Banyak sekali pelajaran bisnis dari beliau. “Mulai bisnislah dari yang kecil-kecil, mulai bisnislah dari hobi, terjun berbisnis harus bisa membuka pasar yang baru jangan ikut pasar yang sudah ada, harus punya ide-ide kreatif dalam bisnis” adalah sebagian pesan beliau dalam acara itu.
Selain itu, perhatian Pak Ferry yang sangat besar pada seluruh karyawannya telah menjadikan mereka memiliki loyalitas dan sense of belonging yang tinggi. Di akhir sesi Pak Ferry, saya menyempatkan diri berkenalan dan berbincang. Baik ternyata orangnya, bahkan sampai mengundang saya datang ke kantornya. Wah kesempatan berharga nih. Jangan disia-siakan…!!!
Tak terasa acara berdurasi total sekitar 9 jam itu berlangsung sukses dan meriah. Kemasan acaranya hampir mirip dengan acara-acara pertemuan MLM gituh. Tapi bedanya, berdasarkan pengalaman yg saya alami sendiri, jika dalam acara MLM, saya merasakan begitu tertekan (entah kenapa?), dalam acara TDA ini BEDA!!!, tak ada rasa tertekan sedikit pun, yang ada malah merasa super enjoy.
Di akhir acara, Pak Yusep, dengan materi Dreams-nya mampu membuat saya terisak , tak tahan mengurai air mata. Sangat menyentuh… sangat-sangat menyentuh. Subhanallah… Alhamdulillah… sebuah penyadaran kembali bahwa diri ini yang diciptakan begitu sempurna oleh Yang Maha Pencipta terkadang menyia-nyiakan segala potensi yang ada, sementara orang-orang yang diberikan ujian memiliki kekurangan fisik (cacat tubuh), bisa dengan gigih berjuang pantang menyerah, hingga sukses menorehkan berbagai prestasi luar biasa. Ayoo Bangkitlah….. Ayoooo Bangunlah (salah satu syair nasyid saya).
Terakhir, saya ucapkan terima kasih buat Pak Rahmad dari Cibinong, yang begitu baik hati mengijinkan saya numpang mobil beliau. Ceritanya, saya waktu itu tengah bertanya pada seorang Satpam ttg. jalur angkutan umum yang menuju ke Gambir (saya pp naek kereta), eh… Pak Rahmad yang sedang membayar parkir langsung menawarkan saya untuk ikut… terima kasih Pak, semoga Allah membalas segala kebaikan Bapak
NB:
- Di sela acara, sekira jam 13.15, tersiar kabar: Pak Harto Meninggal
- Selama acara berlangsung, saya merekam sesi demi sesi dari acara Milad itu, menggunakan handycam yg kebetulan waktu itu saya bawa, tujuannya: rekaman itu akan saya dedikasikan buat istri saya yg tidak bisa ikut atau juga buat yang lainnya yang membutuhkan.














mantab bang agus…
jd semangat euy..
eh tapi sedikit ralat umur ane 24 bukan 27 :p
*agusmupla:
Semangat Terusss… Maju Teruuusss
Oya…maaf… salah yah…. makasih dah mampir…
Salam Suksesss!!!
Terima kasih atas kunjungannya.
Sukses selalu buat mas Agus.
Salam fuuntastics.
salam
mas agus, senang sekali baca blog anda yang penuh motivasi. Saya juga pengusaha warnet dijogja. Saat ini saya mengelolola 3 warnet dan sebuah lembaga pendidikan bahasa korea yang cukup pesat perkembangannya. Saya ingin sekali punya banyak jaringan dan teman sehingga wawasan kewirausahaan saya berkembanng. Salam kenal ya.
Trims
*agusmupla:
wah… sama2 mas nuri… rupanya kita punya visi yg sama… warnetnya udah 3 yah mas… luarrr biasa… saya masih 1 mas… mudah2-an bisa mengikuti jejak kesuksesan mas nuri… mari kita saling berbagi… mudah2-an bisa membawa berkah
Kontak Terus Ya Mas…
Salam Suksesss!!!
kalo saya bisa dapat bantuan gimana???? semua tangan diatas saya yang dibawah, tak tunggu